Lamongan, 26 Mei 2024 – Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lamongan, Ny. Bianca Bobby, menghadiri serangkaian kegiatan puncak Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-455 tahun 2024.

Acara ini digelar di beberapa lokasi termasuk Gedung DPRD, Alun-Alun, dan Pendopo Lokatantra pada Minggu pagi (26/05).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Pembukaan Selubung Pataka Lambang Daerah dan Pemasangan Oncer Sesanti, dilanjutkan dengan Kirab Pataka dan Pawai Budaya, Prosesi Penyemayaman Pataka Lambang Daerah, Pasamuan Agung, serta Prosesi Pelepasan Oncer Sesanti dan Penutupan Selubung Pataka Lambang Daerah.

Acara puncak HJL dihadiri oleh berbagai tokoh penting termasuk Bupati Lamongan beserta istri, Wakil Bupati beserta istri, Dandim 0812/Lamongan beserta istri, Kapolres Lamongan beserta istri, Ketua DPRD Kabupaten Lamongan beserta istri, Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan, Ketua Pengadilan Negeri Lamongan dan istri, Ketua Pengadilan Agama Lamongan, Sekda Kabupaten Lamongan beserta istri, asisten dan kepala OPD Kabupaten Lamongan.

Hadir pula anggota DPRD Lamongan, camat se-Kabupaten Lamongan beserta istri, perwakilan kepala sekolah se-Kabupaten Lamongan, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Lamongan, tokoh masyarakat (Tomas) dan tokoh agama (Toga) se-Kecamatan Lamongan, serta masyarakat Kabupaten Lamongan.

Kirab budaya menjadi salah satu acara yang menarik perhatian, dimulai dari Gedung Kantor DPRD Kabupaten Lamongan dan berakhir di Pendopo Lokatantra. Rute kirab melewati Jl. Basuki Rahmad, depan Masjid Agung Lamongan, depan Pemkab Lamongan, Jl. Sunan Drajat, Jl. Sumargo (depan Lapas), Jl. Soewoko, Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, dan Jl. Lamongrejo.

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputra, mengucapkan selamat hari jadi kepada Kabupaten Lamongan.

“Dirgahayu Kabupaten Lamongan yang ke-455 tahun, semoga semakin maju dengan berkolaborasi menuju Lamongan yang berkelanjutan seperti tema yang diambil tahun ini,” ujar AKBP Bobby.

Acara ini tidak hanya menunjukkan kekayaan budaya dan sejarah Lamongan, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mencapai kemajuan yang berkelanjutan.