Lamongan, 23/09/2024 – Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung pengamanan Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan dalam Pilkada 2024 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Lamongan pada Senin pagi (23/09).

Dalam pengamanan acara tersebut, sebanyak 177 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, serta berbagai stakeholder lainnya telah dikerahkan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Personel ditempatkan di berbagai titik strategis di sekitar GOR Lamongan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan acara berjalan lancar.

AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan bahwa pengamanan ini adalah wujud tanggung jawab Polres Lamongan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian tahapan Pilkada 2024.

“Kami memastikan bahwa seluruh proses pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif merupakan merupakan bentuk sinergitas kami bersama TNI dan berbagai instansi lainnya dalam menjaga kelancaran Pilkada,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa kesigapan anggota dan segala upaya maksimal telah dikerahkan untuk mendukung terciptanya suasana Pilkada yang damai.

“Dengan kolaborasi yang baik, semoga Pilkada serentak tahun 2024, khususnya di wilayah Kabupaten Lamongan, akan berjalan dengan aman dan kondusif,” tambahnya.

Seluruh tahapan pengamanan berlangsung hingga akhir acara, dengan personel tetap berjaga untuk mengantisipasi segala potensi gangguan kamtibmas selama proses pemilihan berlangsung.

Kegiatan tersebut berjalan dengan tertib berkat kerjasama solid antara Polres Lamongan dan berbagai instansi terkait.

Kapolres juga menghimbau masyarakat agar turut menjaga kedamaian dan mendukung suksesnya Pilkada 2024 di Kabupaten Lamongan.

“Mari kita sukseskan Pilkada Serentak Tahun 2024 dengan menjaga persatuan dan kesatuan untuk menciptakan PILKADA yang demokratis dan bermartabat, jangan terprovokasi berita hoaks dan ujaran kebencian.” tutupnya.